Oleh: Muhaimin Iqbal
Geraidinar.com
Ketika saya mulai menulis tentang Netpreneur beberapa minggu lalu, ternyata banyak response dari pembaca yang serius yang ingin melakukan hal yang sama atau mirip dengan apa yang saya lakukan.
Dari response-response tersebut, saya dapat memahami bahwa apa yang dulu saya rasakan tentang kebosanan dan kejenuhan di tempat kerja – juga dialami oleh sekian banyak orang lain. Tidak peduli dia di perusahaan besar atau kecil, perusahaan bonafid atau tidak, sebagai karyawan biasa atau eksekutif – selalu ada (dan banyak) yang mersa bosan, jenuh, stuck , merasa di dhalimi dan berbagai perasaan tidak mengenakkan lainnya.
